• Sabtu, 20 Juli 2024
  • Redaksi Bimbel Akses

Dosen berpotensi kesulitan mendeteksi jawaban ujian mahasiswa yang dibuat dengan kecerdasan buatan (AI). Sebuah studi di University of Reading, Inggris menunjukkan bahwa 94 persen jawaban ujian hasil mencontek AI tidak terdeteksi oleh dosen, bahkan sering kali mendapat nilai lebih tinggi dibandingkan jawaban mahasiswa yang mengerjakan dengan jujur.

Temuan ini baru-baru ini dilaporkan oleh peneliti dalam jurnal PLOS One. Berdasarkan hasil penelitian ini, sejumlah rekomendasi telah disampaikan kepada staf pengajar dan mahasiswa untuk menindaklanjuti temuan tersebut, dengan harapan bentuk ujian di masa depan dapat lebih efektif mengevaluasi pengetahuan dan keterampilan mahasiswa secara akurat.

Perlukah Mengembalikan Ujian Tulis Tangan?

Associate Professor Peter Scarfe dari University of Reading, salah satu pemimpin penelitian di School of Psychology and Clinical Language Sciences, menyebut bahwa banyak institusi kini beralih dari ujian tradisional ke asesmen yang lebih inklusif.

Namun, berdasarkan hasil studi, ia mengingatkan pentingnya memahami dampak AI terhadap integritas asesmen pendidikan secara global.

Kita tidak akan sepenuhnya kembali ke ujian tulis tangan, tetapi sektor pendidikan global perlu beradaptasi dalam menghadapi AI," ujarnya, dikutip dari laman resmi kampus.

Perlunya Kesepakatan Mengenai Penggunaan AI Professor Etienne Roesch dari University of Reading, yang juga memimpin penelitian tersebut, mengatakan bahwa hasil studi mereka seharusnya menjadi peringatan bagi pendidik di seluruh dunia.

Apalagi, survei Organisasi Pendidikan, Ilmiah, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada 450 sekolah dan perguruan tinggi menunjukkan bahwa kurang dari 10 persen institusi pendidikan memiliki kebijakan atau panduan tentang penggunaan AI generatif.

"Kita harus berupaya lebih keras untuk berkomitmen menjaga integritas penelitian dan akademik," ujar Roesch.

Roesch menambahkan, sektor pendidikan perlu mencapai kesepakatan tentang bagaimana mahasiswa menggunakan dan memandang peran AI dalam pendidikan tinggi. Lebih luas, kesepakatan mengenai penggunaan AI ini juga diperlukan di bidang-bidang kehidupan lainnya untuk mengantisipasi krisis kepercayaan di masyarakat.

Awalnya, peneliti bermaksud mencari tahu potensi risiko AI terhadap penelitian, pengajaran, pembelajaran, dan asesmen. University of Reading sendiri tengah menyusun kebijakan dan panduan terkait AI dalam pendidikan tinggi bagi komunitas kampusnya.

Sudah persiapkan dirimu untuk masuk kampus impian? Yuk mulai persiapkan dirimu bersama Bimbel Akses!


TELAH HADIR, BIMBINGAN BELAJAR PERSIAPAN LULUS TES PERGURUAN TINGGI NEGERI PERTAMA, TERBAIK DAN TERSIAP DI INDONESIA TERBUKTI 70% LULUS TES & TERCAPAI MIMPINYA. BAGI KAMU YANG INGIN IKUT SELEKSI MASUK PTN 2024 MULAI PERSIAPKAN DARI SEKARANG YUK BERSAMA BIMBEL AKSES! 


Dengan Bimbingan Belajar Online & Offline yang memiliki kualitas pengajar yang Profesional sudah teruji didukung oleh Soal terupdate 2024 yang sudah berstandar HOTS, Tersedia lebih dari 50.000+ Video Pembelajaran, Tips & Trik Lulus Tes PTN, Tryout UTBK-SNBT, Sehingga Kamu akan semakin Siap Menghadapi Tes masuk PTN 2024 Bersama Bimbel Akses. 


Apa Aja Program Dari Bimbel Akses?

Program persiapan masuk PTN 2024 ini adalah program dari Bimbel Akses dengan FASILITAS yang super lengkap! mau tau programnya apa saja?

Berikut beberapa programnya :

✔️Paket Lengkap SNBP, SNBT, & MANDIRI 5 Bulan

✔️Paket SNBP

✔️Paket SNBT 4 Bulan

✔️Paket Mandiri 1 Bulan


Yuk gabung sekarang dan dapatkan promo dan cashbacknya! Kuota terbatas loh.Syarat dan ketentuan berlaku.Masih ragu untuk gabung kelasnya? Sudah ribuan peserta yang sudah lulus bersama Bimbel Akses, telah dipercaya karena sudah bekerja dengan Kementerian. 


Mau ikut kelasnya?

Daftar di sini

Punya pertanyaan lain?

Hubungi Kami


Referensi: https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-7446696/jawaban-ujian-dari-hasil-mencontek-ai-tak-terdeteksi-dosen-begini-studinya

Subscribes Channel Youtube Kami